Friday, December 23, 2016

Tendangan Bebas El Shaa Bagai Senyuman Manis Elsa

Dulu saya pernah punya kenalan perempuan namanya Elsa. Ia menurut saya orangnya cantik mungkin bagai Cleopatra. Ia adalah anak dari pemilik warung kopi yang tempatnya di seberang kantor di mana saat itu saya bekerja. Saat itu saya bekerja sebut saja nama kantornya di kantor blog jadi penulis artikel, ah tapi itu kisah lama.

Bagai teringat kembali ketika saya nonton pertandingan antara Roma vs Chievo Giornata 18 Liga Italia serie A 2016/2017. Roma sempat kecolongan duluan melalui gol yang dicetak oleh Jonathan De Guzman pada menit 37', Guzman menyundul bola hasil umpan crossing dari sayap kanan layar kaca. Tentu saja, sebagai penggemar Roma, gol tersebut bikin detak jantung saya menjadi down. "Waduh ayo bangkit Roma!" Jerit saya dalam hati. Jangan sampai kalah di kandang sendiri, apalagi ini main lawan Chievo, yang di atas kertas, secara kualitas tim kita menang kualitas donggg.

Kelihatannya Roma menggunakan formasi 3-4-2-1 atau 3-4-3. Dengan formasi tersebut memang Roma main nyerang, itu tadi gol yang dicetak Guzman tampaknya hasil dari serangan balik. Sesungguhnya, Roma tampil menekan, mendominasi permainan, namun sayang beberapa peluang terabaikan. Babak pertama, skor masih kosong satu untuk Chievo.

Barulah di awal-awal babak kedua, Roma berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Stephan El Shaarawy dari tendangan bebas, nah tendangan bebas El Shaarawy inilah yang mengingatkan saya pada senyuman manis Elsa.

Dulu walaupun siang-siang tapi saya suka minum kopi, dan itu adalah kopi siang. Ngopinya seperti biasa di warung kopi seberang. Dikala siang jam istirahat, saya merasa penat akibat kerjaan, terus berkunjung ke warung seberang untuk mendapatkan kesegaran. Sudah saya duga, kalau siang-siang yang nunggu warung adalah Elsa. Saat itu Elsa baru lulus kuliah, dan kelihatannya belum mendapatkan kerja.

Coba dibayangkan, sebelumnya saya mesti berpikir untuk bikin artikel, tentu saja demikian menguras pikiran dan perasaan saya. Dan hal tersebut tak ubahnya ketika saya nonton Roma vs Chievo terus tahu kalau Roma kecolongan duluan. Akan tetapi, ketika saya datang ke warung seberang, terus ngomong gini." Kopinya satu Neng?"

Dan Elsa pun kemudian tersenyum. Dan itu ibaratnya ketika saya tahu bahwa akhirnya Roma sukses menyamakan kedudukan melalui gol tendangan bebas yang dicetak El Shaarawy. Good. Dari jarak yang cukup jauh dari luar kotak penalti, bola meluncur cukup deras ke pojok gawang Chievo, benar-benar free kick yang amazing. Serta merta gairah saya pun kembali membara untuk mendukung AS Roma. Alhasil selanjutnya, Roma sukses menambah gol melalui Edin Dzeko, dan di akhir pertandingan sukses mendapatkan hadiah penalti yang kemudian dikonversi dengan tenang oleh Diego Perotti menjadi gol. Roma three, Chievo one.

Saya Diar Nurhakim. Demikian saya melaporkan... :D

sumber foto: skysports.com

Comments
2 Comments

2 komentar

Elsa itu salah satu pemeran frozen bukan ? wqwq

sya idak begitu suka dengan sepak bola, jadi nyimaks saja ya gan


EmoticonEmoticon