Tuesday, December 6, 2016

Aksi Heboh Bela Roma 412 dalam Derby della Capitale Lazio vs Roma

Sebelumnya di akun facebook saya pribadi saya sudah menyatakan diri bahwa saya akan ada rencana untuk melakukan AKSI HEBOH SENDIRI BELA ROMA 412. Tentu saja itu saya serius, dan juga semoga jadi terbaca lucu sebab sedang tren dikalangan teman-teman facebook saya pada share mengenai AKSI SUPER DAMAI 212. Mungkin lucu bagi yang kontra, mungkin sebal bagi yang pro. Tapi jujur, tidak ada unsur apapun dibalik AKSI HEBOH SENDIRI BELA ROMA 412 yang hendak saya lakukan itu, selain untuk ini: buat HIBURAN.

Karena pertandingan antara Lazio vs Roma Giornata 15 Liga Italia Serie A akan saya lakukan secara streaming pada tanggal 4 Desember 2016 WIB, itu artinya saya mesti mengecek kuato internet di hape saya. Saya rencananya akan streaming di yalla-shoot, soalnya, biasanya tidak ngabisin kuota banyak-banyak, soalnya tampilannya kecil, nontonnya mesti sendiri sambil tiduran di kasur atau di sofa. Karena di jiwa saya bersemayam Serigala Roma, sehingga, bagaimanapun nontonnya, tetap enjoy dong ya. Forza Roma!

Di kasur sudah tersedia bantal untuk menopang bagian belakang kepala saya, hape sudah saya pegang, sudah saya cek kuota isinya 2992 MB, saya bersiap nonton Derby della Capitale di yalla-shoot. "Forza Roma!... Forza Roma!... Forza Roma!..." Teriak saya heboh sendiri.

Komentator yalla-shoot langsung terdengar heboh ketika peluit tanda dimulainya pertandingan sudah ditiup wasit. Ngomongnya saya enggak ngerti, soalnya berbahasa Arab. "Assalamulaikum ya jamaaah soccer ana komentator Derby della Capitale," gitu deh ya pokoknya.

Menurut saya jalannya pertandingan di babak pertama berlangsung seru ya dan juga mendebarkan, soalnya telah terjadi saling jual beli serangan. Dalam pertandingan tersebut, kelihatannya AS Roma menggunakan tiga bek di belakang, dan di sektor kanan penyerangan tidak tampak Mohamed Salah, saya denger-denger kabar kalau Salah sedang cedera. Berlangsung seru, soalnya sudah tidak terasa kok ya babak pertama sudah mau beres lagi. Jangan kemana-mana dulu pemirsa nanti saya akan membahas jalannya babak kedua, sejenak saya pengen mencicipi kopi dulu sedikit, sesaat lagi saya akan kembali hanya untuk anda.

Ini iklannya pemirsa: Menerapkan Formasi 3-4-3 Gasperini di Roma Saya (My Fantasy Football)

Pemirsa terima kasih anda masih bersama saya. Di babak kedua, baik Lazio maupun Roma, masih bermain menggairahkan, bermain saling menekan. Sehingga bikin hati saya berkecamuk di antara senang dan tegang. Ketika Roma tampil menekan tentu saja saya senang sambil berharap terjadi gol. Ketika Lazio nyerang tentu saja tegang takutnya terjadi gol.

Entah dimenit ke berapa saya lupa lagi bahwa yang pasti Edin Dzeko berhasil mendapatkan peluang emas melalui sundulan yang sudah berhadap-hadapan dengan kiper Lazio Marchetti namun sayang posisi bolanya tepat mengenai Marchetti sampai-sampai komentator ngomong begini berkali-kali. "Na 'am... Na 'am... Na 'am."

Luapan emosi saya membuncah ketika Kevin Strootman sukses memaksimalkan kesalahan yang dilakukan oleh bek tengah Lazio bernomor punggung 13. Kalau tidak salah namanya Wallace. Jadi kesalahan Wallace itu bagaikan di permainan PES ya, serius, seperti joy stik yang rada error. Strootman sukses menyerobot bola yang tadinya ada di kaki Wallace, dan situasi tersebut dekat gawang, alhasil terciptalah gol pertama untuk AS Roma melalui gol yang dicetak Kevin Strootman pada menit ke 64. "Yeah... Gol gol gol gol... Forza Roma!"

Kevin Strootman merayakan gol berlari menuju tribun yang dipenuhi oleh tifosi Roma diikuti oleh pemain-pemain Roma lainnya. Nah, sesudah selebrasi tersebut tercipta sedikit kerubutan ya pemirsa, di mana ketika Strootman berjalan di pinggir lapangan sambil minum serupa Aqua, sedang kalem-kalem berjalan tiba-tiba salah satu oknum pemain Lazio di bangku cadangan menarik baju Strootman di bagian pundak. Terjadilah keributan sebentar. Di mana tragedi tersebut tak luput menarik perhatian pemain Roma maupun pemain Lazio untuk berhimpun dalam ketegangan. Oknum pemain Lazio di kartu merah, dan Strootman di kartu kuning.

Pertandingan pun dilanjutkan. Dengan unggul satu gol saya nontonnya jadi sedikit tidak tegang, bertambah optimis bahwa Roma bakalan memenangkan pertandingan, akan tetapi Roma kudu tetap waspada soalnya tak jarang sudah unggul duluan hasilnya malah jadi seri, untuk itu ayo Roma ayo tetap fokus dan berjuang hingga akhir pertandingan sampai hasilnya dapat dipastikan bahwa kita keluar sebagai pemenang. Tambah girang, ketika di menit ke 77 Radja Nainggolan menendang bola dari jarak jauh, dan hasilnya adalah gol kedua bagi Roma. "Grazieeeee!!!..." Teriak saya sampai bangkit dari kasur, terus joged bak sedang mendengarkan musik Turki Askin Nur Yengi Cek Babam Cek. Kalau laziale lihat joged saya, mungkin mereka akan terprovokasi. Dan alhamdulillah, sesuai dengan yang saya harapkan selaku peserta AKSI HEBOH SENDIRI BELA ROMA 412, dalam Derby della Capitale Lazio vs Roma, Roma berhasil mempermalukan Lazio dua kosong. Jangan dulu kemana-mana pemirsa, nanti akan ada Bung Bo-Ol di sini, sesaat lagi kami akan kembali hanya untuk anda.

Ini iklannya pemirsa: Mengkritik Taktik Spalletti Saat Roma Kalah Lawan Atalanta Pada Lanjutan Kompetisi Serie A

Pemirsa terima kasih sudah setia bersama kami. Di sini sudah hadir dari tadi Bung Boy Ole. Maka dari itu mendingan kita langsung sapa saja Bung Bo-Ol. "Apa kabar Bung Bo-Ol?... Salam olahraga!"

"Kabar baik Bung, salam olahraga."

"Bung Bo-Ol... Derby della Capitale 412 pada Giornata 15 Liga Italia Serie A mempertemukan antara Lazio vs Roma yang untuk kesekian kalinya bertarung di Stadion Olimpico di kota Roma, dan ternyata yang berhasil menang untuk edisi kali ini adalah AS Roma... Catatan anda Bung?"

"Ya Bung. AS Roma berhasil menang lawan Lazio dalam tajuk Derby della Capitale di Giornata 15 Liga Italia Serie A 2016/2017. Ini tentunya bagi Romanisti menunjukkan bahwa penguasa kota Roma sesungguhnya adalah Merah Maroon Serigala Roma."

"Tanpa Mohamed Salah... Menggunakan formasi tiga bek di belakang... Itulah AS Roma saat melawan Lazio di Derby 412... Catatan anda Bung?"

"Ya Bung. Luciano Spalletti sebagai coach Roma, saat melawan Lazio kemarin menggunakan formasi 3-4-2-1. Yang jadi starting line up. Ada Szczesny yang jadi kiper. Ada Rudiger, ada Manolas, ada Fazio, ketiga orang ini yang jadi tiga bek di belakang. Ada Emerson di sayap kiri. Ada Peres di sayap kanan. Ada Perotti dan Nainggolan di belakang Edin Dzeko yang jadi target man... Dengan formasi tersebut, Roma sukses mempermalukan Lazio dua kosong. Itu artinya, skema tiga bek di belakang, patut mendapatkan perhatian bagi seorang Spalletti untuk menunjang terciptanya kemenangan-kemenangan di pertandingan-pertandingan Roma berikutnya yang mana pada pertandingan-pertandingan sebelumnya Spalletti suka menerapkan empat bek di belakang dalam formasi biasanya 4-2-3-1."

"Di pertandingan tersebut sempat terjadi keributan juga ya Bung?"

"Ya Bung. Tepatnya saat Kevin Strootman sukses melakukan selebrasi gol. Saat Strootman sedang berjalan di pinggir lapangan sambil minum air mineral melewati beberapa pemain Lazio yang jadi cadangan. Kurang jelas juga, apa yang terjadi, sampai-sampai salah satu pemain Lazio kalau nggak salah Cataldi melakukan aksi menarik baju bagian pundak Strootman sehingga Strootman jadi terjatuh... Ya mungkin itulah Derby Bung. Di sini adu gengsi yang main. Di sini tensi tinggi yang main. Di sini tentunya sarat dengan tekanan. Yang mana hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam laga bertajuk partai derby."

Baiklah pemirsa. Karena tulisan ini sudah panjang, ibaratnya waktu tujuh menit kita sudah hampir habis. Maka dari itu demikianlah Aksi Heboh Bela Roma 412 dalam Derby della Capitale Lazio vs Roma. Sebagai tifosi Roma tentu saja saya sangat senang sekali dengan hasil yang terjadi pada Derby della Capitale kali ini, tidak rugi saya melakukan AKSI HEBOH SENDIRI BELA ROMA 412 di kamar ngabisin kuota internet dan juga teriak-teriak heboh sendiri sampai jadi rada serak-serak basah suara saya. Forza Roma. Mohon maaf apabila ada kekurangan. Terima kasih atas perhatiannya. Jayalah terus sepakbola dunia. Salam olahraga!

"Terima kasih Bung Bo-Ol."

"Sama-sama Bung."

sumber foto: www.asroma.com

Comments
11 Comments

11 komentar

Reporternya kurang melakukan cek yang akurat, mana ada kalimat " Kalau tidak salah namanya Wallace ", dipotong honornya. Kurang profesioanal.

Hahaha itu maksudnya biar lucu mas djangkaru hahahahahahaha :D

Curiga mas Djangkaru Laziale hahahahahahaha :D Forza Roma! Salam dua kosong... :D

ada ada saja nih mas admin.
kenapa nggak nonbar aja biar rame.

tp mainnya roma kemarin memang ciamik banget tuh

Sendiri juga rame wkwkwkwkw :D

Gooood kan mas yantoooo ya romaaaa wik wiwwwwwwww :D


EmoticonEmoticon