Tuesday, December 13, 2016

Ada Apa dengan Niang?

Ketika saya sedang santai di sore hari yang habis turun hujan, saya nongkrong di teras rumah sambil ditemani segelas bajigur seraya menunggu azan magrib di masjid samping rumah, tiba-tiba saya melihat teman saya sedang berjalan menuju warung seberang, segera saya panggil ia untuk terus kemari sebab saya tahu bahwa ia adalah tifosi AC Milan yang namanya sebut saja Ashev Milanisti.

"Duduk Shev..." Kata saya mempersilahkan ia duduk bareng saya di teras rumah. Duduknya rada berhadapan bagaikan pembawa acara bola dengan komentator bola di acara Liga Italia.

"Ada apa A panggil-panggil?" Tanyanya heran. Ia panggil A, soalnya umurnya lebih tua saya.

"Mau bajigur?"

"Mau dong A kalau ada," sambil sedikit cengenges pertanda malu-malu tapi mau.

"Ada dong. Tadi beli dua di warung seberang, satu sudah diseduh, satu lagi belum."

Jadilah saya dan Ashev Milanisti nongkrong berdua sambil sama-sama ditemani segelas bajigur masing-masing, punya saya tinggal setengahnya, punya Ashev baru diseruput sekali. Tidak enak kalau nongkrong cuman bengong doang, ya mendingan sambil ngobrol dong.

"Nonton nggak Shev Roma vs Milan?"

"Waduh nonton dong A, sengaja begadang malahan, soalnya tau ditayangkan di TV lokal."

"Roma menang dong satu kosong," singgung saya sedikit menyindir.

"Iya A euy... Waduh ada apa dengan Niang?..." Seru Ashev sambil geleng-geleng kepala. Tentu saja saya tahu bahwa ia sedang teringat akan peluang emas yang diciptakan oleh Milan melalui tendangan penalti di menit 27', namun sayang Mbaye Niang gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol, tendangannya mampu ditepis Wojciech Szczesny.

"Seruput lagi bajigurnya Shev takut keburu azan magrib..."

Coba dibaca juga ini pemirsa: Bajigur untuk Radja Nainggolan. :D

sumber foto: www.asroma.com

Comments
2 Comments

2 komentar

Haha regot dulu dong sob air putihnya wkkwkwk salam satu kosong wik wiwwwwwwwwwww :D


EmoticonEmoticon