Monday, August 8, 2016

Perempuan Satu-satunya dan Dua Orang Lelaki yang Memandangnya

O bukan. Bangunan di pinggir jalan itu bukan seperti pada umumnya rumah, melainkan bangunan itu adalah sebuah kantor. sebuah kantor yang bergerak di bidang internet marketers yang berfokus pada pengelolaan sebuah blog dan pengelolaan sebuah chanel youtube. Dan di sebelah kantor itu terdapat sebuah warung, tempat di mana para karyawan kantor itu biasa menghabiskan waktu jam makan siang.

Sophia adalah perempuan satu-satunya yang menjadi karyawan di kantor blog itu. Sehingga wajar apabila ia adalah yang tercantik di kantor itu. O bukan. Bukan berarti jika dibanding dengan ibu yang punya warung di sebelah, ia kalah cantik. Melainkan jika dibanding dengan ibu yang punya warung di sebelah pun ia tetap terlihat yang paling cantik. Kalau tidak percaya manalah mungkin Edmundo diam-diam suka kepadanya, bukan kepada ibu yang punya warung di sebelah padahal kan ibu itu seorang janda yang belum terlalu tua dan masih suka tetap bergaya.

Edmundo adalah di antara beberapa lelaki yang menjadi karyawan di kantor itu, ia bekerja di bagian pengelolaan sebuah chanel youtube. Di banding Sophia, Edmundo sebulan lebih dulu bekerja di kantor itu, dan ia sudah terpana akan kecantikan Sophia saat Sophia memperkenalkan diri sebagai karyawan baru. Tapi sialnya bagi Edmundo, Sophia bukan bekerja di bagian pengelolaan youtube sebagaimana dirinya, melainkan Sophia bekerja di bagian pengelolaan blog sebagai penulis konten blog, itu artinya Edmundo dan Sophia selanjutnya tidak berada di dalam satu ruangan yang sama. Sophia berada di ruang tengah, dan Edmundo berada di ruangan dekat dapur.

Sebulan setelah kedatangan Sophia, di kantor itu kedatangan lagi karyawan baru namanya Marco. Marco telah menambah daftar lelaki yang menjadi karyawan di kantor itu. Saat dikenalkan, Marco akan bekerja di bagian pengelolaan blog sebagai penulis konten blog. Itu artinya Marco bakalan satu ruangan dengan Sophia dan para penulis konten blog lainnya. Beruntung bagi Marco, selama seminggu Senior yang sebelumnya pernah menjadi mentor Sophia, Senior itu kini menyuruh Sophia untuk menjadi mentor bagi Marco.

Situasi mentor-mentoran itu jadi bikin hubungan di antara Marco dan Sophia menjadi dekat. Akrab. Seperti kemudian muncul kecocokan di antara mereka berdua. Apabila orang melihatnya dari kejauhan, maka akan memunculkan prasangka bahwa mereka berdua pacaran. Itulah juga yang bikin Edmundo dibalik dinding terbakar api cemburu sambil meremas gelas kantor sekuat-kuatnya.

Semenjak pertama kali menaruh rasa pada Sophia, Edmundo bagai mendapatkan kesusahan untuk mengungkapkannya. Selain dikarenakan sejak dulu belum pernah punya pengalaman mengatakan cinta, ia pun termasuk pada tipikal lelaki yang malu untuk katakan cinta. Itulah juga yang bikin Edmundo, sedari dulu menjomblo. Yang kerap dilakukan Edmundo pada Sophia sedari dulu hanyalah memandangi dari kejauhan.

Bagi Marco, mengenai hubungan asmara sebelumnya ia pernah beberapa kali membina pacaran namun saat di kantor itu ia kebetulan sedang menjomblo. Ketika ia dimentorin sama Sophia, ia bagai terpesona dengan aroma wangi minyak wangi dari baju Sophia, ia pun terpesona dengan tutur kata Sophia pada saat Sophia sedang menuntunnya untuk mengetahui bagaimana caranya mempublikasikan artikel di blog. Dan jantungnya lantas berdebar-debar lebih kencang pada saat Sophia tersenyum manis kepadanya, yang paling terngiang kemudian adalah senyum Sophia yang bungah lantaran sudah dikasih es cincau olehnya saat jam makan siang. Sejak saat itu, di kamar kosan, Marco jadi suka memandangi langit kamar dan yang terbayang adalah wajah Sophia.

Tentunya Sophia merasakan apa yang telah terjadi di antara dirinya dan Marco. Kedekatan itu yang memunculkan rasa, rasa itu terbangun karena kedekatan.

Tentunya Sophia tidak merasakan apa yang telah terjadi di antara dirinya dan Edmundo. Kejauhan itu yang tidak memunculkan rasa, rasa itu tidak akan terbangun oleh kejauhan.

Sekian.. :D

Ini saya sedang mencoba untuk mengubah kembali tulisan yang pernah dibuat di my blog ini dengan gaya yang berbeda. Buat seru-seruan di dalam rangka belajar menulis cerita.

Ini tulisan yang dirubah itu silahkan kalau kamu mau baca juga: Biarkan Hujan Bagai di Drama Korea.

Sip ya. Itulah mungkin belajar menulis cerita saya kali ini. Semoga bisa menambah postingan aja deh. Terima kasih atas perhatiannya. Saranghaeyo.. Gomawoyo.. :D

Insert foto: maaf, kalau nggak nyambung.. :D

Comments
7 Comments

7 komentar

Terus ini jadinya shopia jadi sama siapa ya kang jadi sama marco apa jadi sama edmundo yang tidak PD dalam urusan perempuan seperti saya yang hanya memilih tersenyum saja ketika berpapasan :D

Antara edmundo, shopia dan Marco. akhirnya shopia dan Marco menyimpan rasa karena sama Edmundo terlalu Kejauhan jadi tidak memunculkan rasa, karena rasa itu tidak akan terbangun oleh kejauhan. :D

O di tulisan itu saya nggak kepingin ngasih tau kang effendi wkwkwkwkw hehe, biar jadi penasaran gitu kan ya, biar entar bisa berandai-andai, hehehehehehehe :D

Kalau memilih hanya tersenyum saja ketika berpapasan, kalau kepingin dapet ceweknya, berarti kang effendi mesti banyak2 doa supaya si cewek nembak duluan, haha, siapa tau berhasil.. biarkan Tuhan yang mendekatkan rasa itu, jadi harus soleh tuh hehehehehehehehehehehehehehehehe :D

Ya begitu kayaknya dik... :D

Tau nggak artinya Arum? Kalau nggak salah di Al Quran ada surat Ar Rum... Bangsa Romawi.. AS Roma.. Waahh bagus tuh namanya dik... hehehehehehehehe :D Forza Arum eh Forza Roma! :D

Jadi cinta sophia di perebutkan yaaaa

Biasanya salah satu hal yang membuat orang jatuuh cinta sama adalahkarna kedekatan dan sering bertemu.
aku juga pernah ngerasain kek gitu wqwq.
tapi setelah LDR biasanya cuma 50% yang berhasil memepertahankan hubungan. *Kali


EmoticonEmoticon