Friday, May 13, 2016

Membicarakan Dua Drama Korea Terbaru yang Masih Saya Tonton Bagaikan Mau Nonton Bola

Membicarakan Dua Drama Korea Terbaru yang Masih Saya Tonton Bagaikan Mau Nonton Bola
Membicarakan Dua Drama Korea Terbaru yang Masih Saya Tonton Bagaikan Mau Nonton Bola - Anyeonghaseyo Drama Korea Lovers di tanah air. Ketemu lagi bersama saya sebut saja nama saya Kang Diar. Nanti saya tidak akan sendirian ya pura-puranya di sini, nanti ceritanya saya akan ditemani oleh seseorang yang sudah master di bidang nonton Drama Korea, nanti saya akan ditemani oleh Ko Bil Lee. Jadi jangan kemana-mana dulu, nanti saya akan kembali. Nah, itu pura-puranya saya sedang meniru gaya Ibnu Jamil tatkala sedang memandu acara Liga Champions di televisi. Gimana rada mirip kan ya?

Okey kita kembali lagi. Pada kesempatan kali ini saya kepingin ngasih tau mengenai Drama Korea Terbaru yang masih saya tonton, itu artinya Drama Korea terbaru tersebut belum sampai tamat saya tonton. Dan itulah juga alasan kenapa saya jadi sulit mengatur waktu buat posting di my blog ini, soalnya nonton Drama Korea pun membutuhkan waktu. Maka dari itu, disela-sela kesibukan saya nonton Drama Korea terbaru tersebut, saya luangkan waktu untuk mencoba posting di my blog ini. Di mana topiknya, sangat erat hubungannya dengan Drama Korea yang masih saya tonton itu. Inilah topiknya: Membicarakan Dua Drama Korea Terbaru yang Masih Saya Tonton Bagaikan Mau Nonton Bola:

1. Drama Korea My Lawyer, Mr. Jo

Sesuai dengan janji saya di awal kata pembuka di atas, saya tidak sendirian, tapi saya ditemani oleh Ko Bil Lee.

"Anyeonghaseyo Bung.. Salam Drama Korea," kata saya.

"Salam Drama Korea Bung," jawab Ko Bil Lee.

"Bisa anda ceritakan mengenai Drama Korea My Lawyer, Mr. Jo ini Bung?"

"Oh bisa.. soalnya saya udah nonton walaupun belum sampai tamat baru sampai 13 episode dari semuanya 20 episode.. Jadi ini kisah tentang seorang pengacara Bung.. Dan ia, kalau di persidangan suka menang terus.. Dan gayanya pun nyentrik, suka melucu saat di persidangan dan pemberani saat masih jadi jaksa."

"Bisa diceritakan detailnya gimana Bung?"

"Di episode 1.. Bung akan menemukan adegan di persidangan di mana Mr. Jo ini jadi jaksa.. Dan ia sukses mempermalukan seorang Ketua di perusahaan besar, jadi Ketua ini yang jadi penjahatnya Bung.. Ketua ini saat di persidangan berpura-pura sakit, bergerak pun doi pura-puranya nggak bisa.. Tapi dengan kecerdasannya, Jaksa Jo sukses bikin Ketua yang sedang akting sakit itu jadi kacau aktingnya.. Jaksa Jo menjatuhkan laba-laba mainan tepat di meja Ketua yang jahat itu, sontak bikin Ketua yang jahat itu terkejut, beringsut, terus enyah dari kursi yang sedang diduduki, terus jingkat-jingkat, dari situlah kemudian Hakim dan semua yang ada di ruang sidang tauk kalau Ketua sedang berpura-pura sakit.. Akan tetapi kemudian, saat Ketua yang jahat itu, ditanya siapa jaksa yang disuap olehnya, ia menjawab: Jaksa Jo.. Dari situlah kemudian Jaksa Jo jadi di penjara dan berpisah dengan istri dan anaknya, karena difitnah oleh Ketua yang jahat itu. Gitu."

"Bagaimana Jaksa Jo setelah keluar dari penjara?"

"Nah terus.. Ceritanya dipercepat.. Ceritanya sudah tiga tahun kemudian, kalau nggak salah masih di episode 1, jadi nggak ada kisah kehidupan Jaksa Jo waktu di penjara.. 3 tahun kemudian, Jaksa Jo, ceritanya jadi gelandangan."

"Terus Mr. Jo jadi pengacaranya kapan Bung?"

"Apakah anda tidak penasaran dengan alasan kenapa Mr. Jo jadi gelandangan?" Ko Bil Lee malah balik bertanya.

"Okey gimana Bung?"

"Jadi kayaknya Mr. Jo setelah keluar dari penjara bagai nggak punya gairah lagi untuk hidup, yang ia rindukan hanyalah anaknya yang cewek yang masih kecil, untuk itulah Mr. Jo bagai menikmati hidupnya sebagai gelandangan, padahal dulu, ia dikenal sebagai jaksa yang suka menang terus dalam rangka memenangkan perkara.. Hingga di suatu hari ia lihat di berita di tv kota, akan ada digelar persidangan mengenai pembunuhan yang tiga tahun lalu belum tuntas terseleseikan, dan ia teringat bahwa saat itu ialah yang menjadi jaksanya, dan ia tauk siapa pembunuh yang sebenarnya, dan terdakwa itu tidaklah bersalah, pembunuhnya adalah anaknya Ketua yang jahat itu.. Nah, dari situlah kemudian, hidupnya bergairah lagi, ia pun kemudian melepaskan pakaian gelandangannya terus diganti dengan pakaian yang pake jas, dari gelandangan ia menjelma jadi pengacara.. Itulah dia Pengacara Jo.. Adegan kemunculan Mr. Jo di persidangan saat jadi pengacara terdakwa yang dituduh membunuh, mengejutkan penonton lo ya, pokoknya bagai the hero gitu deh, ia datang terlambat kemudian sejenak menghentikan persidangan: tunggu yang mulia Hakim, saya adalah pengacara terdakwa itu."

"Waaahhh terus terus gimana Bung?"

"Dan intinya, dengan keberanian dan bakatnya, Pengacara Jo sukses bikin terdakwa yang tidak bersalah itu jadi terbebas dari tuduhan, dinyatakan tidak bersalah. Selanjutnya Pengacara Jo sukses terus memenangkan perkara sebagai pengacara yang membela kebenaran dan nggak dibayar, pakaian aja yang itu-itu aja."

"Terus.. terus ??"

"Terus, yang main ada Kang Sora juga lo ya."

"Terus.. Terus ??"

"Yah mendingan tonton aja langsung sendiri Bung.. Pokoknya kocak deh.. Yang jadi penjahatnya juga kalau menurut saya kocak sih ya, apalagi yang jadi anaknya Ketua, anak manja tuh ya suka mabuk-mabukan dan main perempuan."

2. Drama Korea Cheese in the Trap

"Kalau mengenai Drama Korea Cheese in the Trap gimana Bung?"

"Kalau untuk Drama Korea Cheese in the Trap kayaknya akan cocok sekali ditonton oleh mereka-mereka yang masih kuliah."

"Bisa diceritakan lebih detailnya Bung?"

"Kayaknya untuk saat ini belum bisa Bung, soalnya saya baru nonton satu episode dari semuanya 16 episode kalau nggak salah.. Sehingga saya nggak bisa ngomong banyak-banyak mengenai Drama Korea Cheese in the Trap ini.. Tapi saya curiga rame Bung."

"Okey kalau begitu Bung.. Nggak apa-apa Bung.. Terima kasih atas bincang-bincangnya Bung.. Gomawoyo."

"Sama-sama.. Gomawoyo."

Baiklah, Drama Korea Lovers di tanah air. Itulah ulasan mengenai Membicarakan Dua Drama Korea Terbaru yang Masih Saya Tonton Bagaikan Mau Nonton Bola. Semoga menambah referensi tentang Drama Korea untuk anda tonton. Terima kasih atas perhatiannya. Salam Drama Korea!

Saranghaeyo.. Gomawoyo.. :D

Insert foto: Nah, itu gambar yang besar, yang jadi Ketua Perusahaan Besar yang jadi penjahat di Drama Korea My Lawyer, Mr. Jo.. :)

Comments
16 Comments

16 komentar

Cerita jaksa jo Seperti yang dituliskan dalam kamus kalajanggi leluhur saya kalau gitu mah kang, kebenaran itu memang bisa disalahkan namun takan terkalahkan. mesti nonton juga nih kali aja bisa nurutoin gayanya jaksa jo :)

kayaknya kang diar ini kalau ada presenter filem korea mantabs kang, sekenarionya kayak komentator bola hahaha..

menaril juga kang filemnya, by the way, dapet darimana tuh filem. baru tapi dah nonton.. hayo ngaku

mana Photo pengacara yang gayanya nyentrik Oppa Diar? ahhaha *minta dong filmnya* serius nih hehehe

Haha bener kang Diar membicarakan drama korea kali ini memang bagaikan nonton bola :D
Saranghaeyo kang Diar.. Woyowoyooo :D

Saya lebih suka nonton pertandingan sepakbolanya bang darpada drama korea
Tambahin bang nomor 3
Drama final ucl derby di tempat derby

waduh mas kisah pengecaranya masa mau nonton nanggung mas ceritain aja sekalian jadi bertiga sama saya berceritnaya. heheh

Kalau saya kemarin pas download film korea tapi yang dewasa sedikit itu memang suasananya sangat mirip sekali ketika nonton bola ditengah malam banget kang, ahi hi hi.

Saya curiga sama Mas Diar Nurhakim... jangan-jangan dia adalah Sutradara film... hehehe

hahahaha ada di halaman berapa tuh kang awen, di kamus kalajanggi mengenai bab kebenaran wkwkwkwkw hehehehehe :D

Kalo gitu saya cocok jadi presenter kan ya ??? hehehehehehehehehehehehehehehehehehehe :D

banyak di search engine dongsaeng amri wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw hehehehehehehehehe :D

Saranghaeyo gomawoyo juga kang hehehehehehehehehehe :D

Jadi bener kan ya judulnya... :D

Final UCL entar di Milan ya Sob ??? :D

Hahaha boleh boleh mang hehehehehehe :D

Cincanayo ??

Hehehehehehehehehehehehehehehehe :D

Amiiiinnnn ke depan wkwkwkwkwkwkw hehehehehehehehehe :D

Kalo curiga jangan yang baik-baik dong mas dedy hehehehehehehehehehe :D


EmoticonEmoticon