Sunday, May 8, 2016

Cerita Dikejar Kucing Anggora

Cerita Dikejar Kucing Anggora
Namanya Cleo, nama kucing itu. Warnanya putih polos. Dan ia masih anak-anak. Segitu yang saya tau mengenai kucing Anggora milik sepupu saya sebut saja namanya Kim Oo Kii. Dan rumahnya Kim Oo Kii ini tepat berada di tengah-tengah di antara rumah saya dan rumahnya Ko Bil Lee. Eh, satu lagi yang saya tau mengenai kucing Anggora yang namanya Si Cleo itu, Si Cleo itu Kim Oo Kii dapatkan karena dikasih sama seseorang yang masih saudara dengan saya maupun dengan Kim Oo Kii maupun dengan Ko Bil Lee yang rumahnya lumayan rada jauh, katakanlah dari saudara dekat tapi rumahnya cukup jauh. Dan pada saat pertama kali kedatangannya di rumahnya Kim Oo Kii, Si Cleo yang saya tau diam aja apabila saya sedang berjalan menuju rumah Ko Bil Lee, sebagaimana kucing-kucing lainnya kalau sekiranya doi kebetulan berpapasan dengan saya.

Dari kecil saya udah takut sama kucing ya, dan saya nggak tau alasan jelasnya mengapa saya takut sama kucing. Tapi samar-samar saya ingat, kalau dulu, waktu saya masih anak SD, di sore hari saya suka main bola di Lapang Pak Haji Dede. Lapang Pak Haji Dede itu lokasinya tepat di depan rumah nenek saya. Nah, apabila saya dan teman-teman saya sedang main bola, maka lama kelamaan saya jadi kepingin minum dulu tuh ya.

"Aku mau pergi minum dulu teman-teman," seru saya kepada teman-teman main bola saya sambil terus nyelonong berlari menuju rumah nenek.

Terus aja saya lari walaupun sudah sampai di rumah nenek hingga saya sampai di dapur barulah saya berhenti, soalnya sudah saya temukan air minum di dapur.

Nah, kejadian tersebut, bukan sekali dua kali suka saya lakukan di tengah-tengah saya sedang main bola bersama teman-teman di sore hari. Hingga di suatu hari. Saat seperti biasanya saya berlari menuju dapur, akan tetapi kali ini, saat sampai di pintu dapur saya tiba-tiba dikejutkan oleh mau keluarnya seekor kucing kampung dari dapur. Jadi, saya dan kucing itu tepat berpapasan tepat di ambang pintu dapur. Dan kucing itu tampak terkejut juga lo ya. Dengan gesit kucing itu sukses meloloskan diri pergi mabur keluar sementara saya pun sukses menghindari kucing itu sampai-sampai jidat saya kecedot gagang lemari yang ada di dekat pintu dapur. Sehingga bikin kening saya yang nong-nong jadinya bencenong. Waduh! Mungkinkah itu penyebabnya? Ah, nggak tauk ya, soalnya saya belum tanya dokter atau psikiater atau mantri atau dukun.

Kalau terhadap kucing yang ada di luar rumah, saya nggak terlalu takut ya, jadi saya bisa berjalan dengan santai melewati kucing tersebut. Akan tetapi, selanjutnya, terhadap kucing yang ada di dalam rumah, saya suka terkejut gitu ya sampai-sampai saya langsung loncat ke atas kursi sekiranya ada kucing di dalam rumah, saya takut soalnya. Dan kalau saya baca di wikipedia mengenai phobia, kalau dalam bahasa indonesia ditulisnya begini: fobia. Ada namanya lo ya, takut pada kucing itu, disebutnya ini: Felinophobia.

Nah, kejadian yang rada-rada mirip dengan waktu saya masih kecil dulu, bagai terulang kembali gitu ya ketika saya di sore hari mau bermain ke rumahnya Ko Bil Lee.

Saya menduga, kalau Si Cleo, sama aja gitu ya sama kucing lainnya yang kucing kampung. Kalau Si Cleo sedang termenung di teras rumah Kim OO Kii sendiri, pasti nggak akan apa-apa apabila saya melewatinya dari agak jauhan. Dan memang kayak gitu ya yang terjadi, sehingga saya bisa dengan selamat menuju rumahnya Ko Bil Lee. Kecuali mungkin kalau saya sambil bawa makanan sepiring, tapi saya belum pernah berjalan dekat kucing sambil bawa makanan sepiring, soalnya saya tau, kalau perilaku tersebut akan bikin kucing jadi ngikutin kita, dan diikutin sama kucing adalah hal yang mengerikan bagi saya, bikin bulu kuduk saya jadi merinding pokoknya.

Hingga di suatu hari yang masih sore. Seperti biasa, saya mau ke rumahnya Ko Bil Lee, dan tentunya mesti melewati dulu rumahnya Kim Oo Kii. Dan saya tidak punya firasat yang bukan-bukan ya, hanya saja memang saya suka waspada akhir-akhir ini sejak Kim Oo Kii memelihara Si Cleo.

Ketika langkah kaki saya sampai di depan pintu rumahnya Kim Oo Kii. Senada itu pula Si Cleo keluar dari pintu rumah yang terbuka. Mendadak saya pun jadi menghentikan langkah dan laku lampah saya tersebut kayak orang yang merengkog gitu ya, kayak orang yang mau nyebrang mundur lagi soalnya ada lihat mobil mau melintas. Nah, kemudian saya pun cemas ketika Si Cleo kedua matanya menatap saya. Seperti seseorang yang mau mengendap-ngendap, saya pun kayak gitu, soalnya demikian saya lakukan bukan hendak mau mencuri melainkan sebagai sikap hati-hati saya terhadap Si Cleo. Nah, lalu, pada saat saya sukses melakukan gerakan mengendap-ngendap sambil terus jalan mau menuju ke rumahnya Ko Bil Lee, itu Si Cleo sontak mengejar saya, dan saya pun jadinya lari dong ya sambil berteriak. "Tolong.. tolong.."

Saat saya memutuskan berhenti dengan melakukan gerakan jongkok pura-pura mau ambil batu, eh itu Si Cleo malah jadi mau merongrong saya, tentunya itu bikin saya jadi merinding. "Tolong.. tolong.." Terus saya putuskan untuk berlari ke arah rumah saya lagi, tapi itu Si Cleo terus mengejar saya. Tentunya kejadian tersebut bikin heboh, soalnya kemudian Ko Bil Lee dan Ko Suk Maw pada keluar rumah barangkali karena mendengar saya yang teriak minta tolong.

Saya berhasil bersembunyi di rumah saya, dengan tidak lupa, dengan gesitnya saya menutup pintu rumah. Saya tengok di jendela Si Cleo bagai bengong di teras rumah saya. Sementara saat pandangan saya mengarah ke teras rumahnya Ko Bil Lee, tampak Ko Bil Lee dan Ko Suk Maw, pada ketawa-ketawa tuh ya alih-alih nolongin.

"Bil.. Panggil Si Oo Kii.. Suruh bawa Si Cleo," teriak saya di jendela rumah.

Tampak Kim Oo Kii yang bagai baru bangun dari tidur keluar rumah, terus panggil-panggil Si Cleo. "Cleo.. Cleo.. Come here."

Belakangan saya tauk, kalau ternyata, Si Cleo itu bertingkah kayak gitu, karena kepingin bermain-main gitu ya. Dan oleh karena pengetahuan tersebut, serius, saya jadi takut lo ya pergi keluar rumah, takut ketemu Si Cleo, karena saya nggak mau bermain-main dengan Si Cleo. Jadi sekarang-sekarang, kalau mau pergi ke luar rumah, saya suka berteriak dulu begini sambil menclok di jendela. "Hey Oo Kii.. Si Cleo di mana?"

Kalau saya dengar, ada sahutan gini dari Kim Oo Kii. "Ada di dalam lagi bobo."

Nah, baru, saya mau melangkahkan kaki keluar rumah.

"Hey Oo Kii.. Ke depan.. Jam-jam segini.. Si Cleo penjarakan aja di kamarmu.. Okey."

Nah, itulah Cerita Dikejar Kucing Anggora. Terima kasih sudah mendengar cerita saya dengan membacanya hehe. Dan ini saya nggak bermaksud bercerita yang rame ya, sehingga wajar apabila nggak rame, ini sekedar curhat saja.

Saranghaeyo.. Gomawoyo.. :D

Insert foto: nah, kucingnya kayak gitu, penampakan Si Cleo kayak gitu, namun yang digambar itu bulunya lebih lebat daripada Si Cleo, tapi warna putih polosnya kayak gitu.. Iihh bikin merinding nih ya membayangkannya.. :)

Comments
10 Comments

10 komentar

Terus gagang lemarinya lecet engga bang?
Si cleo siapanya si tom bang yg ada di tom n jerry bang? Apa masih bukan sodaraan?

Namanya ketakutan itu suka aneh, ya. Saya juga punya ketakutan dengan salah satu binatang, yang kalau saya sebut, pasti diketawain orang. Padahal beneran takut. :)

kucing anggora biasanya jinak kalau diadopsi dari kecil.. waktu dapet yg udah gede galaknya minta ampun dikit-dikit nyakar sampe ga berani dikeluarin dari kandang. kalau yang kedua karena diasuh dari kecil dia gak pernah main cakar, bahkan keinjek ekornya pun cuma bilang meong dengan pasrah

Ahi hi hi sungguh lucu pengelaman kang diar.

Bikin merinding juga membayangkannya mas diar :D nama kucing nya lucu juga mas CLEO . kepanjangan nya CLEOpatra bukan ya :D

gagang lemari baik-baik aja sob,,, jangan cemas,,, wkwkwkwkwkw :)

Curiga takut sama kodok ya Mbak... hehehehehehehe :D

Dan juga konon kabarnya, kalau yang sama yang takut, emang suka kayak gitu Mbak Dewi, suka goda-goda gitu... :D

Itu yang jinak. Keinjek ekornya, cuman meong aja ya Mbak, pasrah bener tuh ya.... :)

Lucu bagi yang lihat, tapi seram bagi sang aktor yaitu saya hahahahahahaha :D

Saya juga curiga, panjangannya Cleopatra, tapi saya belum tanya sepupu saya kanggg,,,

Kayaknya Cleopatra, kalau betina,,, kalo jantan, curiga bukan.... :D


EmoticonEmoticon