Saturday, April 9, 2016

Tips Rajin Beribadah Mungkin Bagaikan di Film Mesir

Tips Rajin Beribadah
Dulu, boleh percaya boleh enggak, ada masa di mana saya suka lo ya kepada hal-hal yang religius. Seperti suka baca-baca buku yang menentramkan hati penyejuk iman, contohnya buku-bukunya AA Gym, Aam Amiruddin, atau Komaruddin Hidayat. Suka dengerin lagu-lagu kasidahan, contohnya lagu-lagu Raihan. Suka nonton acara-acara dakwah, baik di televisi maupun saat ada Tabligh Akbar di kota. Suka ikut pengajian bapak-bapak padahal saya belum bapak-bapak. Suka sholat berjamaah di masjid. Suka baca ayat suci Al-Quran sesudah sholat maghrib. Dan ibadah lainnya. Dan ibadah lainnya. Hehe.

Nah, atas dasar tersebut saya kok kepikiran untuk sekedar sharing aja gitu ya mengenai tips rajin beribadah. Karena saat ini saya sedang ngefans sama penyerang AS Roma seorang Italiano berdarah Mesir, yakni Stephan El Shaarawy. Sehingga saya tertarik untuk mengulas tips rajin beribadah ini jadi bagaikan di film Mesir. Tokoh utamanya marilah kita sebut saja namanya ini: Stephan El Shaarawy. Setuju ya. Dan semoga nggak menjadi riya gitu deh.

Pura-puranya di Mesir hidup seorang pemuda ganteng bernama Stephan El Shaarawy. Karena kegantengannya banyak cewek yang suka langsung jatuh cinta kepadanya di pandangan pertama. Jadi saat di pandangan pertama doi sudah suka bikin hati cewek-cewek tergoyahkan. Tapi doi kayaknya anaknya suka cuek gitu ya. Kelihatan nggak peduli banyak yang salam-salam juga saat di sekolahan. Sebut saja sekolahannya itu di salah satu SMA di Mesir.

"El Shaarawy.. Haaaiiii.." Seru cewek-cewek saat doi mulai memasuki gerbang sekolahan.

"El Shaarawy tolong dengerin lagu ini.. Ini perasaan gue ke elo," seru salah satu cewek masih di sekolahan saat sengaja cegat doi di WC.

Dan lain sebagainya. Dan lain sebagainya. Yang sejenis kayak-kayak gitu deh pokoknya.

Sebagai personal, sebenarnya doi adalah anak yang baik, nggak suka cari masalah kecuali perkara gaya rambut saja yang dibikin rancid atau mohawk tuh ya, dan kalau mengenai ibadah misalkan perkara sholat, harus diakui kalau doi memang perkara sholat masih suka bolong-bolong, kalau nggak disuruh-suruh dulu sama orang tuanya maka doi terkadang suka lupa gitu ya untuk menunaikan sholat 5 waktu.

Sebagai anak muda yang masih anak sekolahan, doi adalah pada umumnya ya. Masih suka minta duit buat jajan ke warung. Masih suka minta duit buat beli nasi padang. Masih suka minta duit buat nonton film di bioskop. Hingga di suatu hari doi terdorong buat nonton Film Indonesia yang judulnya Ayat-ayat Cinta di bioskop.

Doi demikian larut saat nonton Film Indonesia Ayat-ayat Cinta. Doi kagum akan tokoh Fahri di Film Ayat-ayat Cinta. Pulang-pulang nonton Film Ayat-ayat Cinta doi jadi kepingin niru sosok Fahri yang rajin beribadah. Kepingin niru sosok Fahri yang soleh. Sosok Fahri yang galau karena dicintai dua wanita yang cantik-cantik sebab cintanya yang sebenar-benarnya hanyalah milik Allah.

Nah, kayaknya sekarang udah bisa masuk nih ya, disambungin sama judul, inilah Tips Rajin Beribadah Mungkin Bagaikan di Film Mesir:

1. Temukan hidayah

Kalau nyambungin dengan cerita El Shaarawy, maka berkat nonton Film Indonesia Ayat-ayat Cinta seolah-olah doi kemudian menemukan hidayah gitu deh ya. Soalnya selanjutnya, doi jadi rajin beribadah. Misalnya jadi rajin sholat 5 waktu tanpa disuruh-suruh oleh orang tuanya, melainkan atas kesadaran sendiri.

Mungkin bagi yang sudah nonton Film Indonesia Ayat-ayat Cinta bakalan kerasa apa yang dirasakan oleh El Shaarawy. Soalnya di situ figur tokoh utamanya, yaitu Fahri, sempurna banget kan ya, soleh idaman perempuan. Dan karena kesolehannya dicintai oleh dua perempuan yang cantik-cantik. Ditunjang lagi, di sini ceritanya, El Shaarawy yang masih remaja, sehingga secara kejiwaan makanya lumrah apabila suka kebawa-bawa sama film yang baru ditontonnya, termasuk pada saat nonton Film Indonesia Ayat-ayat Cinta. Dulu juga gitu, waktu nonton Film Indonesia Realita Cinta and Rock & Roll, doi niru Herjunot dan Vino Bastian pake celana boxer dan juga kacamata hitam. Dulu, waktu suka nonton Serial TV Indonesia Wiro Sableng, doi sempat bikin tato 212 di dadanya pake spidol.

Nah, untuk menemukan hidayah ini tentunya perlu langkah upaya juga, kalau memang niat kepingin jadi rajin beribadah. Selain contoh di atas, kamu bisa coba dengan bergaul dengan orang-orang soleh, mencoba bergaul dengan orang-orang yang rajin beribadah, biar kecipratan wanginya. Entar orang-orang yang rajin beribadah bakalan dakwah-dakwahin kamu gitu deh kalau pas denger adzan tapi serta merta kamu nggak terus ambil air wudhu, wkwkwk.

"Ayo sholat dulu yuk.. Malu sama Allah kalau nggak sholat dulu.."

Bisa juga dengan rajin baca buku-buku yang bertemakan religius. Kalau kamu tidak suka baca buku pelajaran Agama di sekolahan, maka kamu mulainya jangan dengan membaca buku pelajaran Agama di sekolahan, melainkan bacalah buku-buku seperti karya AA Gym, Aam Amiruddin, Komaruddin Hidayat, Harun Yahya. Dan sebagainya. Dan sebagainya. Kalau kamu suka baca novel, boleh juga dibaca novel-novel dakwah contohnya Novel Ayat-ayat Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy. Dan novel dakwah lainnya. Dan novel dakwah lainnya.

Dan contoh lainnya. Dan contoh lainnya.

2. Jadikan sholat 5 waktu bukan sebagai kewajiban melainkan sebagai kebutuhan

Ini tentunya buat yang muslim ya. Nah, nyambung dengan cerita di atas. Ceritanya El Shaarawy kemudian jadi gemar membaca buku-buku yang religi. Soalnya El Shaarawy menduga kalau Fahri di Ayat-ayat Cinta suka rajin baca buku-buku religi.

Ceritanya El Shaarawy berpikiran bahwa tokoh Fahri di Film Indonesia Ayat-ayat Cinta pastilah bakalan hafal bacaan-bacaan sholat beserta artinya. Untuk itulah ia pun kepikiran untuk menghafal bacaan-bacaan sholat dengan benar dan mencoba untuk mengerti artinya. Dan subhanalloh, pada saat doi mempelajari hal tersebut, jantungnya berdebar-debar, kagum akan maknanya. Alhasil, saat gelegar adzan tiba, doi pun serta merta ambil air wudhu terus menunaikan sholat tanpa disuruh-suruh dulu oleh ibunya.

Perlahan. Ia merasakan kalau sholat 5 waktu bukan lagi termasuk kewajiban, melainkan menjadi sebuah kebutuhan. Kebutuhan akan berkomunikasi dengan Sang Pangeran Cinta. Sehingga bikin doi jadinya rajin sholat 5 waktu soalnya saban waktu BUTUH gitu kan ya.

3. Jadikan setiap hal itu jadi ibadah

Kalau sudah menemukan hidayah. Kalau sudah rajin sholat 5 waktu. Maka langkah selanjutnya akan menjadi lebih mudah.

Kalau disambungin dengan cerita El Shaarawy maka yang tadinya El Shaarawy suka cuek sama cewek-cewek yang menyapanya, tapi sekarang nggak cuek melainkan sekalian suka terus langsung dakwah gitu deh ya.

"Haaaiiii.. El Shaarawy.." Seru cewek-cewek. "..Sekarang kok mukanya tambah ganteng aja, tambah bercahaya.."

Dengan tersenyum El Shaarawy kemudian menghampiri cewek-cewek itu. "Assalamualaikum.. Alangkah lebih baiknya jika kita saling sapa sesama muslim mendingan dengan ucapan Assalamualaikum ya.. Bukan dengan Haaaiiii.. Ya teman-teman.."

Mendengarnya cewek-cewek itu jadi tambah kesengsem gitu deh ya. Jadi tambah gemas gituu. Jadi kepingin segera dilamar dengan bismillah.

Dan contoh lainnya. Dan contoh lainnya. Yang kayak-kayak gitu deh pokoknya. Okey sebentar, ketemu nih ya contoh lainnya, seperti di Sinetron Anak Jalanan, di mana di situ Boy melihat ada dua anak kecil yang sedang memungut sampah, ditemukan oleh dua anak kecil itu bungkus batagor yang sudah jadi sampah. Karena saya denger-denger, Boy Anak Jalanan, ceritanya anak muda ganteng yang soleh yang rajin sholat 5 waktu, sehingga yang terjadi jadinya begini. Boy parkir motor. Terus Boy hampiri dua anak kecil itu.

"Ade lapar?.. Yang itu jangan dimakan Dek?.. Yang itu udah jadi sampah.."

Dua anak kecil itu terdiam.

"..Itu ada penjual batagor.. Mendingan yang itu buang, ayo kita beli yang baru.. Ade mau kan?"

"Mau kak.."

"Mau kak.."

Nah, mengenai adegan di Sinetron Boy Anak Jalanan itu, itu saya rada-rada lupa lagi ya kejadian persisnya, apakah batagor apakah ketoprak, dan dialognya juga nggak persis betul ya, soalnya beberapa minggu ke belakang kalau nggak salah episodenya itu, dan saya nontonnya akibat sedang ngeblog yang kepotong dulu sholat isya sehingga saat saya mau ke kamar mandi saya mesti lewat dulu ruang tivi, dan di tivi ada adegan tersebut.

Sip ya. Itulah Tips Rajin Beribadah Mungkin Bagaikan di Film Mesir. Apa yang disampaikan di atas bukanlah dakwah lo ya, ini sebenarnya buat konsumsi pribadi aja, untuk mengingatkan diri saya sendiri aja, tapi blog saya kayaknya suka ada yang baca deh hehe sehingga buat yang baca semoga jadi masukan yang berarti aja. Buat yang baca, mengutip kata-kata ustadz pengajian ibu-ibu di masjid samping rumah saya. "Apabila benar datangnya dari Allah, tapi apabila salah datangnya dari saya sebagai manusia.. Wassalam!"

Hayoo hafal nggak doa habis ngaji?! :)

Terima kasih udah mau nyimak dan semoga sukses selalu! :)

Insert foto: itu gambar Stephan El Shaarawy yang asli, sementara dalam cerita di atas cuman pura-puranya aja buat lucu-lucuan.. Forza Roma! :)

Comments
15 Comments

15 komentar

Hidayah datang dari mana aja ya.. termasuk dari film ayat ayat cinta.. siipp..

Paling tertegun sama yang jadikan ibadah sebagai kebutuhan.. Iya sih, soalnya manusia gak bisa lepas dari kebutuhan :)

Hebat y si elsharawy ini tau batagor
Mang di roma ada jualan batagor y bang
Sayang banget bang ac milan menyia2kan talenta muda kayak si el skrng dy bagus di roma

Yup betul dik,,, soalnya ada yang ngomong gini: tontonan jadi tuntunan... hehehe :)

Yup betul dik,,, dan bila patokannya di sini sholat, di mana itu ajang komunikasi umat muslim dengan Tuhannya, maka harus ngerti kan ya, paling enggak tau apa yang dibaca, secara otomatis yang tadinya kewajiban bisa berubah jadi kebutuhan, sehingga sholat nggak mesti disuruh-suruh... :)

Witwiw... hehehehehehehe :)

Iya sekarang El Shaarawy bagus di Roma Sob... Idola baru saya tuh ya... Permainannya mengingatkan pada Alessandro Del Piero di waktu muda sob,,, :)

di Roma ada yang jualan batagor nggak ya?! wkwkwkwkwkw hehehehehe :)

Benertuh sebagai seorang yang beriman memang lebih baik kita memberi sallam nya penghuni syurga daripada pake kata heii mah Kang :)

yang penting mah kalakuana nya kang, ulah ningali ranchid na :D

Aamiin Kang Diar, Sholat itu merupakan suatu kebutuhan. Selagi kita diberi kesempatan jangan pernah ditinggal

Witwiw... hehehehehehehe :) juga dah Kang

kali ini sangat mencerahkan untuk selalu beribadah dengan rajin, semoga sudah pada bangun untuk shalat subuh

daripada lama-lama yuk buka stand batagor di roma ah

iya sholat jadikan kebutuhan aja ya kang biar tidak tertinggal, untung deh saya baca artikel ini jadi merasa dapet hidayah buat pergi ke masjid setiap hari kang :)

Hmm mas diar ini memang top markotop nih semoga saja saya menjadi orang yang rajin untuk menjalankan ibadah dan tidak bolong bolong dan niatnya juga benar gak hanya cuma cuma, ahi hi hi.
Witwiw.

seperti halnya ini artikel blog ini yang tertulis karena adanya hidayah dari sebuah ibadah dalam sebuah kebaikan..

yawloh saya berasa mendapat pencerahan setelah baca postingan ini bang

Saya setuju sekali tuh kang dengan poin yang nomer 2 :)

Betul juga kata kata Diar...agar kita termotivasi untuk rajin beribadah terutama sholat, dengan cara nonton film yg bertema religius, baca buku, dan sering ikut pengajian..kita bisa semangat untuk beribadah...

Oya...kebetulan saya juga suka dengan bukunya HARUN YAHYA

Hi hi hi saya juga kang.. Dulu saya pernah juga habis nonton film wirosableng dada saya tak tato 212 he he he tapi pake spidol juga.


EmoticonEmoticon