Thursday, February 4, 2016

Ciri-ciri Cinta Sejati dari Drama Korea Gu Family Book

Ciri-ciri Cinta Sejati
Sumber gambar:  www.viki.com
Ciri-ciri Cinta Sejati dari Drama Korea Gu Family Book - Rasanya untuk menjelaskan ciri-ciri cinta sejati, saya selaku yang nulis konten, tidak perlu dulu menjelma jadi pujangga cinta. Rasanya sudah cukup bagi saya dengan nonton Drama Korea saja lo ya, saya sudah bisa jadi tahu mengenai ciri-ciri cinta sejati manakala saya merenungkan kisah cinta Choi Kang Chi dan Dam Yeo Wool dalam Gu Family Book. Iya, menurut saya, dalam cerita cinta Choi Kang Chi dan Dam Yeo Wool mengandung ciri-ciri cinta sejati.

Sepanjang pengalaman saya nonton Drama Korea akhir-akhir ini, menurut saya Gu Family Book merupakan Drama Korea yang paling saya suka ya, bisa dibilang Drama Korea Terbaik yang pernah saya tonton tapi entah nanti dong ya, siapa tahu ada yang lebih baik lagi, soalnya menyangkut nonton Drama Korea, saya termasuk newbie. Namun intinya, sekali lagi, sampai saat saya menuliskan konten ini, Drama Korea Terbaik sampai saat ini menurut saya ya Gu Family Book. Jadi jangan heran kalau saya nontonnya udah diulang sampai tiga kali, padahal Gu Family Book 24 episode lo. Yah pokoknya elo jangan heran deh.

Nah, bagi kamu yang kepingin tahu mengenai ciri-ciri cinta sejati, saya rasa Drama Korea Gu Family Book bisa dijadikan referensi: kisah cinta Choi Kang Chi dan Dam Yeo Wool. Baiklah teman-teman. Inilah Ciri-ciri Cinta Sejati dari Drama Korea Gu Family Book:

1. Bikin jengkel

Saat Choi Kang Chi dan Dam Yeo Wool bertarung dengan penyusup yang masuk ke Penginapan 1000 Tahun. Saat Dam Yeo Wool mau terkena pedang oleh penyusup, tiba-tiba Choi Kang Chi menyerahkan lengannya untuk kena tusuk pedang penyusup itu demi menyelamatkan Dam Yeo Wool. Sehingga lengan Choi Kang Chi jadi terluka.

Ketika penyusup itu sudah sukses ditangani. Dam Yeo Wool melihat lengan Choi Kang Chi yang terluka akibat tadi menyelamatkannya, melihat itu Choi Kang Chi pun ngomong gini. "Jangan cemas. Tak apa."

Dengan mata berembun tiba-tiba Dam Yeo Wool menjitak kepala Choi Kang Chi. Terus Choi Kang Chi pun jadi heran. "Apa yang kau lakukan?"

Dengan mata berembun seperti marah-marah Dam Yeo Wool jawab gini. "Apa kau punya dua nyawa? Jika kau lihat pedang, kau harus menghindarinya. Kenapa kau bertindak bodoh dan menghalanginya dengan tanganmu?"

"Hey dengar.." Choi Kang Chi sedikit memotong.

"Mungkin saja pedang itu menusuk lehermu. Jika dia meleset sedikit saja, kau mungkin bisa mati. Kau tahu?" Lanjut Dam Yeo Wool.

"Dengar.." jawab Choi Kang Chi. "..Jika kau bersyukur, cukup berterima kasih saja padaku: terima kasih karena sudah melindungiku dari tusukan pedang tadi. Berkatmu, nyawaku selamat. Aku tak kan melupakannya."

"Apa aku memintamu menyelamatkanku?"

"Tapi aku sudah menyelamatkanmu. Aku sudah menyelamatkanmu."

Terus Dam Yeo Wool menjitak kepala Choi Kang Chi lagi. "Aku tak butuh diselamatkan olehmu. Aku ini tak lemah ataupun tak berdaya. Jadi, jangan melakukannya lagi. Aku bisa menjaga diriku sendiri," terus Dam Yeo Wool melongos pergi meninggalkan Choi Kang Chi yang keheranan sambil pegang kepalanya yang tadi kena jitak.

Hayoo ini ketangkep maksud 'bikin jengkelnya' nggak? Mudah-mudahan ketangkep ya. Dan dialog di atas saya kutip dari subtitle indonesia Gu Family Book yang saya tonton.

Choi Kang Chi udah bikin jengkel Dam Yeo Wool karena telah menyelamatkan nyawanya sekaligus menghiraukan nyawa Choi Kang Chi sendiri. Dan Dam Yeo Wool udah bikin jengkel Choi Kang Chi karena alih-alih bilang terima kasih eh Dam Yeo Wool malah menjitak kepalanya terus marah-marah. "Apa kau punya dua nyawa?" dan nyerocos bla bla bla tuh ya dengan mata berembun.

'Bikin jengkel' di sini dikarenakan ada cinta yang main tuh ya, saling cemas satu sama lain. Nah, bisa jadi, atau paling tidak menurut saya, hal seperti itu merupakan ciri dari cinta sejati. Iya kan?

2. Kompak

Walau suka bikin jengkel satu sama lain, tapi ternyata mereka berdua kompak lo ya. Nggak usah saya perdetail dengan cerita aja nih ya untuk poin ini, soalnya insert foto untuk konten ini sudah bisa menggambarkan maksud dari poin ini. Lihat tuh ya insert foto, pertanda mereka berdua kompak tuh ya dikala sedang bersama. Dan kompak ini, bisa masuk ya ke ciri-ciri cinta sejati. Iya kan?

3. Merasa bahagia bila bersama

Ciri cinta sejati berikutnya adalah merasa bahagia bila bersama. Walau Dam Yeo Wool tahu dari ramalan, jika ia dekat-dekat dengan Choi Kang Chi maka ia bakalan celaka, namun karena ia merasa bahagia bila bersama Choi Kang Chi sehingga ia acuhkan larangan supaya sebisa mungkin menghindari Choi Kang Chi. Ia tidak peduli dengan apa yang terjadi nanti, terpenting saat bersama Kang Chi ia merasa bahagia, cukup sudah. Begitupun sebaliknya, Choi Kang Chi pun bahagia bila bersama Dam Yeo Wool.

4. Menumbuhkan rasa percaya diri

Saat Choi Kang Chi tau bahwa ia bukanlah sepenuhnya manusia, melainkan separuh manusia separuh makhluk mitos. Tapi berkat cinta yang tulus dari Dam Yeo Wool, Choi Kang Chi jadi bisa percaya diri, bahwa walaupun ia bukanlah sepenuhnya manusia tapi berhak mendapatkan cinta. Dan Choi Kang Chi bertekad ingin jadi manusia sepenuhnya, demi Dam Yeo Wool, itulah alasan satu-satunya yang ia punya untuk bersemangat segera mencari Buku Keluarga Gu. Buku Keluarga Gu bisa bikin Choi Kang Chi jadi sepenuhnya manusia.

5. Dipertemukan lagi di kehidupan mendatang

Karena Dam Yeo Wool mengacuhkan larangan untuk jangan dekat-dekat dengan Choi Kang Chi, sehingga ia pun jadinya beneran celaka tuh ya, ditembak oleh penjahat, dan akhirnya ia pun mati.

Daripada hidup berumur panjang tapi tidak bersama orang yang dicintai, Dam Yeo Wool memilih hidup berumur pendek tapi bisa bersama orang yang dicintai. Dan Dam Yeo Wool bahagia bisa hidup seperti itu, sehingga temannya menyarankan pada Choi Kang Chi untuk jangan larut dalam kesedihan.

Menjelang Dam Yeo Wool mau mati, ketika sedang sekarat, Choi Kang Chi sempat ngajak nikah Dam Yeo Wool dan ia sempat berucap gini. "Di kehidupan mendatang aku yang akan mencintaimu lebih dulu. Aku yang akan mengenali kamu lebih dulu."

Beberapa ratus tahun kemudian. Beneran lo ya. Dari zaman orang merasa aneh dengan senapan sampai tiba di zaman internet. Mereka berdua dipertemukan lagi. Dan Choi Kang Chi yang mengenali Dam Yeo Wool lebih dulu.

"Yeo Wool.." Kata Choi Kang Chi dengan mata berembun atau dengan tatapan penuh kerinduan.

"Bagaimana kau tahu namaku?" Dam Yeo Wool heran.

Nah, itulah Ciri-ciri Cinta Sejati dari Drama Korea Gu Family Book. Tentunya apa yang disampaikan di atas hanya sekedar gambaran saja ya. Untuk itu semoga tergambarkan saja deh ya hehe. :)

Terima kasih udah mau nyimak dan semoga sukses selalu! :)

Insert foto: salah satu adegan di Drama Korea Gu Family Book.. :)

Comments
4 Comments

4 komentar

masa sih cinta sejati harus bikin jengkel, tapi meskipun jengkel hatinya berbunga-bunga kali ya kang? :D

Bener sih. Setuju sama 5 ciri cinta sejati :D tapi itu jengkelnya jengkel-jengkel unyu ya :D wkwkwk

dan yang terpenting lagi ya yang terakhir, dipertemukan lagi dikehidupan mendatang :)

@Kang Hendri: iya kang hendri bagaikan lain di mulut lain di hati wkwkwkwkwkw hehe :)

@Febri Dwi: Iya febri. Jengkel yang unyu unyu yah hehehehehehe.. iya penting tuh ya dipertemukan lagi di kehidupan mendatang :)


EmoticonEmoticon