Wednesday, October 7, 2015

Sebaiknya Sudah Sejak SMA Punya Semangat untuk Meraih Cita-Cita

Sumber gambar: baovictoria.com.au
Sebaiknya Sudah Sejak SMA Punya Semangat untuk Meraih Cita-Cita ini saya sampaikan di sini karena saya ingin memberikan yah semacam wejangan gitu deh untuk adik-adik terkasih yang masih duduk di bangku SMA, kebetulan saya udah lama ya lulus dari bangku SMA, sehingga paling tidak saya punya pengalaman dong ya atau paling tidak saya punya gambaran mengenai topik yang akan saya bahas kali ini.

Penting ya punya cita-cita, sepenting kamu minta uang jajan ke ayah bunda kamu. Kenapa pentingnya kok kayak gitu? Yah sederhana aja ya, sebab dengan cita-cita kamu kelak peluang untuk membalas kebaikan orang tua bakalan terbuka lebar di masa mendatang. Kamu tentunya ingin dong ya membalas kebaikan kedua orang tua kamu yang setiap hari ngasih uang jajan, nah kalau menurut saya, salah satu yang membuka peluangnya adalah cita-cita kamu ya.

Kenapa di sini diberi penekanan begini: sebaiknya sudah sejak SMA punya semangat untuk meraih cita-cita. Karena meraih cita-cita tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh proses ya, dan langkah yang pas kalau menurut saya nih ya, ya sudah mulai punya semangat untuk meraih cita-cita sejak SMA.

Maka dari itu yang pertama kali harus dimiliki adalah ya cita-citanya dulu dong ya, kamu entar mau jadi apa?

Nah, bagi adik-adik yang masih bingung entar mau jadi apa, di sini saya mencoba untuk ngasih semacam gambaran gitu ya, yah semacam masukan aja supaya adik-adik jadi gak bingung lagi mikirin entar mau jadi apa.

Yuk, coba disimak aja ini ya, ini dia hal-hal yang bisa dilakukan untuk menemukan cita-citamu:

1. Menemukan kamu apa adanya

Di sini maksudnya adalah hobi kamu apa ya, yang kamu bingit itu yang bagaimana sih. Contohnya kamu hobi menggambar dan seneng pada mata pelajaran seni rupa di sekolah, nah terus bagusnya kamu cari-cari informasi seputar dunia menggambar di internet misalnya, nanti kamu akan ketemu sama dunia melukis, nanti kamu akan ketemu sama nama-nama pelukis, nanti kamu akan ketemu sama lukisan termahal di dunia, nah lambat laun kamu bakalan merasa yakin kalau kelak di masa depan ingin jadi pelukis terkenal. Ini merupakan salah satu contohnya ya.

Untuk membangun jadi pelukis terkenal tentunya butuh proses ya, nah bisa dimulai dengan hal-hal yang kecil pada saat masih duduk di bangku SMA, misalnya tidak bolos masuk kelas pelajaran seni rupa, biar deh ya gak masuk pelajaran matematika juga kan bukan mau jadi tukang parkir yang ngitung duit parkir ya tapi jadi pelukis sebab untuk jadi pelukis gak perlu ilmu matematika kayaknya ya, ah tapi gak gitu juga kali ya, intinya jangan sampai bolos menuntut ilmu termasuk mengikuti pelajaran tata boga walaupun cuman bikin resep masak telur atau pelajaran olahraga yang pemanasannya harus push up dulu sepuluh hitungan.

Terus kamu asah kemampuan kamu menyangkut bidang seni lukis, ikut ekskul lukis kalau ada, kursus melukis kalau punya modal, dan lain sebagainya. Ini mengerti kan ya maksudnya.

Jadi entar pas lulus SMA juga kamu gak bakalan bingung mau meneruskan kuliah di mana, sebab kamu lulus UMPTN masuk jurusan seni rupa ITB misalkan ya.

Sama juga dengan bidang lainnya ya, eh sebentar, kecuali sepakbola kali ya, bilamana kamu bercita-cita jadi pemain bola sejak SMA kayaknya udah terlambat ya untuk sukses di bidang sepakbola, biar kayak Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo perlu diasah sejak SD ya kalo bisa, contohnya Lionel Messi sejak usia 10 tahun udah dididik di la masia jadi wajar kalo sekarang faham akan taktik tiki taka dan jago gocek melewati beberapa pemain kayak pengemudi sepeda motor yang ugal-ugalan salip sini salip sana melewati bus dan truk di jalanan Cadas Pangeran.

2. Apalagi ya? Yah, kayaknya itu juga udah cukup ya sebagai bahan renungan adik-adik, berarti ini penting sekali ya saat SMA, menemukan kamu apa adanya, harus ditemukan ya, jangan buang-buang waktu kamu di SMA dengan melulu ingetnya minta uang jajan sama ortu ya, entar sampai tua minta terus uang jajan sama ortu bisa bahaya tuh ya, kamu gak bakalan berani kawin-kawin lo.. :)

Ini saran yang silahkan adik-adik terima dengan baik-baik atau boleh juga diabaikan secara cuma-cuma, karena saya selaku penasehat di sini merasa bukan orang yang sukses meraih cita-cita ya, buktinya saya gagal ya jadi penulis novel akibat naskah novel saya yang ditolak oleh penerbit terkenal di Jakarta, tapi patut dicatat nih ya, saya membangun mimpi saya saat saya mau lulus kuliah ya, dan waktu SMA saya tidak ada punya cita-cita jadi penulis novel, yang ada dulu itu jadi pembawa acara sepakbola namun kemudian dipendam dalam-dalam karena seorang teman mengabarkan bahwa untuk jadi pembawa acara sepakbola harus jago bahasa Inggris, nah salahnya saya waktu di SMP saya suka gak serius ya belajar bahasa Inggris sehingga kebiasaan buruk itu dilakukan lagi di SMA. Okey ya. Mengerti kan ya maksudnya. Kalau gak mengerti wajar ya, bukan karena adik-adik yang bodoh dalam mencerna, melainkan karena kebodohan saya dalam menuliskannya. Sip ya.

Terima kasih udah mau nyimak dan semoga sukses selalu ya! :)

Insert foto: Pelukis Russia kalo gak salah.. :)

Comments
20 Comments

20 komentar

cita-cita saya cuma mau jadi ayah terbaik yang pernah ada mas hehe

jika mungkin sejak dini sudah tertanam dalam jiwa apa yang di cita-citakan untuk di raihnya, makanya pertanyaan pengen jadi apa di lontarkan pada saat anak-anakmasih duduk di TK...bukan di SMA...hehe

Ini koneksi lagi parang kang, mau bw susah bgt dari sehabis shalat tadi shubuh heu...
Belum kebaca benar tapi yang jelas saya punya cita-cita juga kok waktu masih SMA :D

Kalo saya ada apanya, bukan apa adanya gmna dong mas? hahaha :D

Maaf mas kebetulan saya suka pelajaran matematika kenapa mas bilangnya tukang parkir?
bukankah tukang bandros,getuk lindri dan tukang yang lainnya juga perlu jago berhitung? :)

tulisan ini membuat ane jadi merenung tentang cita2 ane. nicepost kang!

maaf ya kak sebelumnya aku hanya menjawab berdasarkan pendapat aja. Heemm kayaknya apapun jurusan yang dipilih itu sebenarnya matematika juga perlu, minimal bisa ngitung pengeluaran dan pemasukan. Selain matematika ternyata bahasa juga perlu, minimal bahasa dalam negeri atau disini bahasa indonesia dan bahasa inggris.. Kalo cita-cita sebenarnya itu biasanya udah ditanya waktu masih kecil jadi ortu bisa bimbing anaknya untuk meraih yang mereka inginkan sedini mungkin..

nyari diri kita sendiri nya itu lah yang susah .. kadang bingung passion kita itu ada di bidang apa karena merasa ga minat pada bidang apaapa

saya masih bingung nentuin cita-cita :)

kalo sekarang cita-citanya menjadi manusia yang soleh aja

Mantabs mas,,, hehe, iya siap,,, :)

Iya betul pa lembu, dan harus punya semangat untuk dicoba dipraktekan mulai saat SMA bukan saat TK,,, wkwkwkwkwkwkw :)

Iya siap Kang Kips, makasih kunjungannya... :)

Iya gak apa Chisana, di sini bebas pokoknya asal sopan dan hafal lagu Indonesia raya, wkwkwkwkwkwkw :)

Hahahahaha Iya siap Kang Awan hapunten nya... hehehehehe SAVE GURU MATEMATIKA... wkwkwkwkwkwkwkw :) Hidup tukang bandros, waduh jadi inget bandros nih ya,,, :)

Iya makasih mas Salam... Sip ya! :)

Okey dik permohonan maaf diterima ya.. Itu mengenai matematika sekedar guyon aja dik, wkwkwkwkwkwkw, Iya waktu kecil dengan polos kita jawab mengenai cita-cita, nah ada baiknya saat sweetseventeen udah mulai bergerak mewujudkan cita-cita. Gimana ini adik mengerti kan ya? hehehehehehehehehehehehehe :)

Yah kalo saya mau serius, inilah kebanyakannya ya, pada bingung tuh ya, jadi negara kita ini taraf ekonominya masih di bawah USA,,, wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw :)

Sampai sekarang aku masih bingung cita-cita aku apa loh.. Gimana ya? Hahaha.. Aku sih cuma ngikutin passion, dan kemudian aku asah bakat aku.. Hehe..

Semoga tulisan masbro kereeen ini bisa dibaca anak2 muda yg kadang keblinger beli narkoba dsb yg salah jalan


EmoticonEmoticon