Monday, June 22, 2015

Tuhan Kenapa Aku Belum Dapat Jodoh, Sementara Si Fulan Sudah Mau Nambah Anak?

Sumber gambar: www.eonline.com
Halo Brosis - Ada rasa was-was yang wajar ketika teman-teman seangkatan sudah pada menikah sementara kita belum. Kekhawatiran semakin terasa ketika teman-teman seangkatan sudah mau punya anak yang kedua, sementara kita belum dapat jodoh. Kalau belum dapat jodoh, mana bisa punya anak, kecuali berzinah dan gak pakai kondom, dan berzinah termasuk ke dalam dosa besar, hindari berzinah jika gak mau masuk neraka ya walaupun pakai kondom.

"Tuhan kenapa aku belum dapat jodoh, sementara si fulan sudah mau nambah anak?"

Jerit batin seperti demikian, wajar-wajar saja, atau masih terbilang manusiawi. Asal jangan sampai berimbas pada yang berlebihan, misalnya gara-gara malu tak kunjung dapat jodoh, akhirnya memutuskan untuk gantung diri di pohon toge. Jangan sampai deh ya, sebab sebagaimana berzinah, gantung diri pun termasuk kepada perbuatan dosa, lho.

Ada baiknya kita positif thingking terhadap takdir Tuhan yang mana kita belum mendapatkan jodoh di saat teman-teman seangkatan sudah mau punya anak yang kedua. Barangkali, demikian adalah situasi yang terbaik yang harus kita jalani dengan bersabar dan bersyukur.

Tapi, ada baiknya juga sebelum kita mempertanyakan hal tersebut kepada Tuhan, mendingan kita instropeksi diri dulu terlebih dahulu. "Kenapa ya gue belum dapat jodoh?" Bertanya dulu pada diri sendiri, kenapa kamu belum dapat jodoh padahal teman-teman seangkatan kamu sudah pada mau punya anak yang kedua. Jangan-jangan kesalahan ada pada diri kamu sendiri.

Pada kesempatan kali ini KomRom akan memberikan masukan pada kamu-kamu yang belum mendapatkan jodoh, melalui kesalahan-kesalahan yang mungkin dilakukan sebagai penyebab jodoh tak kunjung didapatkan.

Yuk, kita cek apa sajakah itu! Ini dia:

1. Mengharapkan jodoh turun dari langit secara langsung

Ingin mendapatkan jodoh, sebaiknya kamu jangan kekanak-kanakan dong. Mengharapkan jodoh turun dari langit secara langsung, itu artinya kamu masih kekanak-kanakkan, belum dewasa, pantesan aja kamu belum juga dapat jodoh, kamunya sendiri masih kekanak-kanakkan. Kalau mau dapat jodoh, ya kamu harus berikhtiar dong mencarinya.

Kamu mesti banyak-banyak bersilaturahmi. Jodoh itu termasuk rezeki, dan menurut ustadz silaturahmi dapat mendatangkan rezeki, termasuk jodoh. Pantas saja kamu belum juga dapat jodoh, kamunya sendiri diam terus di rumah, gak mau silaturahmi.

Contoh kasus, jika ada yang ngundang kamu untuk datang ke acara pernikahan, kamu harus upayakan untuk memenuhi undangan tersebut, siapa tahu kamu mendapatkan jodoh di undangan pernikahan yang kamu hadiri itu. Sudah banyak contohnya lho, pasangan yang berjodoh bermula dari acara pernikahan yang sama-sama dikunjungi oleh mereka. Nah, patut dicoba tuh!

2. Terlalu sibuk dengan karir sehingga lupa cari jodoh

Karir memang penting, karena itu salah satunya menjadi sumber penghasilan kamu. Dan untuk membina rumah tangga, sumber penghasilan sangatlah diperlukan untuk menjadi faktor penunjang kelangsungan hidup dalam berumah tangga yang harmonis. Tapi terlalu sibuk dalam berkarir sehingga lupa cari jodoh pun termasuk kepada suatu kesalahan, sebab akibatnya, ya itu tadi, kamu tak kunjung dapat jodoh.

Kamu sudah punya karir. Kamu sudah punya penghasilan. Kamu melihat teman-teman seangkatan kamu sudah mau nambah anak yang kedua. Seharusnya demikian harus bisa menyadarkan diri kamu untuk jangan terlalu sibuk dalam berkarir sehingga lupa memikirkan untuk mencari jodoh.

"Gimana bisa gue cari jodoh.. gue berangkat pagi ke kantor.. pulang malem hari.. cape.. terus tidur.. bangun lagi paginya.. berangkat ke kantor terus aja rutinitas gua kayak gitu.. Gimana gue bisa cari jodoh coba?"

Sesungguhnya jika mempunyai niat yang kuat dan itikad yang baik, maka alasan seperti itu sudah bisa sanggup untuk dihindari. Sudah gak ada alasan kayak gitu lagi, pokoknya bisa diusahakan pasti bisa diusahakan. Misalnya dengan cara ketika sedang weekend, alih-alih menghibur diri di tempat karoke, kamu lebih memilih untuk mengikuti pengajian. Nah, dari situ kan kamu bisa usaha tanya-tanya siapa tahu di antara bapak-bapak jamaah pengajian punya anak atau cucu yang masih perawan atau janda muda atau janda tua juga gak apa kalau kamu suka. Itu maksudnya, luangkan waktu kamu untuk serius mencari jodoh, kalau kamu ingin dapat jodoh.

3. Mencari jodoh wanita baik-baik tapi kamunya masih agak-agak nakal gitu

Ada lewat cewek cantik pake tank top dan hot pants, rambutnya diwarnain seolah-olah ingin disebut bak datang dari hollywood, dan kamu pun spontan berceloteh begini. "Itu pantasnya buat dibawa ke kamar, tapi enggak buat ke penghulu mah."

Nah, sementara kamunya sendiri masih agak-agak nakal gitu, masih sering jajan cewek 350 ribu misalnya, dan aneka kenakalan lainnya. Sebaiknya kamu jangan mimpi deh, mau pilih-pilih dapat jodoh yang cantik dan solehah, tapi kamunya sendiri perilakunya masih kayak firaun zaman nabi Musa.

Prinsipnya di sini, kamu mesti memperbaiki kualitasi diri kamu sendiri, bilamana kamu memang pilah pilih menyangkut bab jodoh ini, sebab pilihan kamu jatuh pada wanita cantik dan solehah. Mengerti kan maksudnya bro? Mana ada bro wanita cantik dan solehah mau diperistri oleh lelaki yang suka mabuk dan berjudi. Pasti wanita juga pilah pilih juga sebagaimana pria, wanita cantik dan solehah pasti akan memilih pria yang rajin beribadah, hafal do'a bercinta, habis itu udah punya penghasil yang baik sehingga bisa beli mobil dan rumah, habis itu cakep kayak David Beckham, dan lain sebagainya.


Nah, itulah brosis, beberapa hal yang bisa mengakibatkan keluhan seperti ini: Tuhan Kenapa Aku Belum Dapat Jodoh, Sementara Si Fulan Sudah Mau Nambah Anak? Semoga apa yang diberikan di atas dapat memberikan inspirasi untuk kamu-kamu semua. Sukses selalu ya, moga cepet dapat jodoh deh, dan jangan lupa Keep Smile apapun yang terjadi.

Comments
2 Comments

2 komentar

Wah postingannya mak jleb hehehe....


EmoticonEmoticon