Monday, June 29, 2015

Berkat Jerawat yang Menempel di Pipi, Rasa Cinta Jadi Tumbuh di Hati

Sumber foto: facebook.com
Halo Brosis - Jerawat emang bikin gawat, demikian kata salah satu iklan di televisi. Begitupula dengan salah satu saudara sepupu saya (anak paman) yang masih ABG. Saudara saya itu masih SMA kelas 2, umurnya sekitar 18 tahunan. Sudah hampir sepuluh cowok bilang bahwa dia cewek yang cantik. Aslina. Bilang langsung sama saya, cowok-cowok itu menjadikan saya sebagai alat untuk kirim salam kepada saudara sepupu saya itu. Dan saya pun gak mau kalah, saya jadikan mereka alat supaya bisa ntaktir saya terus makan nasi padang di seberang jalan dan minumnya tolong belikan saya es cincau dua gelas.

"A jangan lupa tolong sampaikan salam gue sama Cinta?"

"Siap," bilang saya sambil angkat jempol satu, kemudian sendawa.

Sebenarnya keluarga kami mengajarkan begini mengenai pacaran. Untuk cowok, seperti merokok, jangan dulu pacaran kalau belum bisa nyari duit sendiri. Dan untuk cewek, seperti milih baju, jangan pacaran dengan cowok yang belum bisa nyari duit sendiri plus harus hafal Al-Quran minimal tiga surat Falaqbinas. Ajaran itu adalah ajaran dari nenek kami. Dan kami para cucu, menghormati beliau, sayalah cucu paling tua yang dimiliki beliau, oleh karena itu sayalah yang paling pertama mendapatkan ajaran beliau ini dibandingkan dengan cucu-cucunya yang lain. Hebatkan saya?

Yang serius bogoh sama Cinta, kalo saya pikir ada tiga cowok, sengaja saya pilih tiga cowok tersebut karena mereka bertiga anak orang kaya. Anak orang kaya gak akan punya masalah buat nraktir nasi padang sama es cincau dua gelas, mereka bisa minta duit sama orang tuanya yang kaya raya. Begitu saya pikir.

Bogoh itu artinya suka atau cinta. Dan saya akan samarkan identitas ketiga cowok itu dengan nama-nama pemain sepakbola, supaya saya gak lama mikirnya, maka saya putuskan untuk menyamarkan nama-nama mereka dengan ini: Messi, Suarez, dan Neymar. Gimana setuju ya?

"Gimana Cin.. Dapet salam tuh dari Messi, Suarez, dan Neymar," tentu saja saya harus bertanggung jawab terhadap apa yang sudah saya makan dan minum, yang ditraktir oleh tiga cowok itu.

"Perasaan bukan mereka aja deh yang suka sama aku," jawab Cinta. Memang ia cewek yang pede, maklum cantiknya udah kesohor sampai ke desa sebelah.

"Iya tapi yang kayaknya serius cuman mereka doang, Cin."

Kalo saya perhatikan, Cinta kurang begitu respek kepada tiga cowok yang barusan saya promosikan. Padahal selain anak orang kaya, mereka termasuk kepada cowok yang ganteng, lho. Akan tetapi, tetap saja, kalo saya mah gak mau sama mereka, walaupun mereka seganteng David Beckham.

"Waduh gawat A..."

"Kenapa Cin?"

"Liat nih pipi Cinta."

"Haha. Apaan tuh? Kayak bisul."

"Jerawat. Sebel deh."

Cinta sedang galau akibat jerawat yang timbul di pipinya, barangkali ia merasa berkat kehadiran jerawat di pipinya itu demikian mempengaruhi kecantikannya.

"Halo Messi.." Sapaku di jalan.

"Eh A."

"Makan nasi padang yu ah?"

"Waduh sorry A.. Mau futsal udah telat."

Di waktu yang sama, selain ketemu sama Messi, saya pun ketemu sama Suarez.

"Hai Suarez.."

"Eh A."

"Makan nasi padang yu ah?"

"Waah gimana ya A.. Mau latihan band dulu."

Selain ketemu sama Messi dan Suarez, masih di waktu yang sama, saya ketemu sama Neymar.

"Neymar.. Makan nasi padang yu ah?"

"Walah A.. Mau main layangan dulu di lapangan."

Pulang dari kota, saya menemukan ada Atep sedang mau bertamu ke rumah Cinta.

Atep juga nama samaran. Atep juga naksir cinta. Tapi pada saat pertama kali ngajak makan nasi padang yu ah kepadanya, alih-alih saya yang ditraktir, malah jadi saya yang tekor. Kata Atep, maaf A uangnya tadi habis di tabung di sekolah, jadi gak ada lagi, kirain Aa yang ngajak Aa mau nraktir. Waduh!

"Mau ngapain kamu?"

"Mau ke Cinta A.. Katanya Cinta sakit.. Gak sekolah.. Denger-denger Cinta lagi ada jerawat di pipinya ya?"

Saya mengangguk.

"Aku mau nengok dia A."

"O gitu.." Saya perhatikan Atep sambil bawa kantong keresek.

"Ya udah deh.. Ketuk aja lagi.. Jangan lupa Assalamualaikum yang keras kayak adzan di Madinah." Saya meninggalkannya untuk pergi ke rumah orang tua saya yang cuman tujuh langkah kaki saja dari sana.

Seminggu kemudian...

"Menurut Aa.. Atep cowok yang gimana?" Tanya Cinta. Saya lihat di pipinya sudah gak berjerawat lagi, pantesan ia tampak happy.

"Biasa aja ah."

"Baik gak orangnya?"

Walau Atep gak pernah nraktir nasi padang dan es cincau dua gelas, tapi mesti diakui kalau dia anak yang sopan. "Iya baiklah walau gak pernah nraktir nasi padang."

Cinta tampak bungah bagai baru mendengar kabar baik.

Sepulang dari rumah Cinta saya dicegat oleh Messi. "Tunggu A!"

"Ada apa?"

"Makan nasi padang yu ah."

Tidak lama kemudian, datang Neymar dan Suarez menghampiri.

"Sama gue aja A."

"Mendingan sama gue."

Alah kelakukan tiga cowok itu, Cinta udah sembuh dari jerawat di pipi, pada ngedeketin saya lagi tuh.

Dari sebuah truk, turun anak-anak warga sini baru melakukan pertandingan tandang ke kampung sebelah. Kebetulan nih!

"Woyyy anak-anak.." Teriak saya pada mereka yang baru turun dari truk.

"Apa A?"

"Mau nasi padang dan es cincau?"

"Mau dong A."

"Siap."

Haha. Trio Messi, Neymar, dan Suarez. Tekor jadinya. Sudah maen bola, jadi capek, wajar kalau anak-anak kesebelasan Jurig FC minta nambah. Haha.

Baiklah Brosis. Apa coba yang menjadi hikmah di dalam kisah di atas? Iya, betul. Jika kamu menjawab tentang bahaya jerawat. Dari kisah di atas dapat ketahuan, kalau bahaya jerawat, salah satunya adalah gagal mendapatkan cowok yang orang tuanya tajir. Maka dari itu, khususnya sis-sis, perlu melakukan perawatan diri supaya terhindar dari jerawat, supaya entar dapat cowok yang orang tuanya tajir. Perawatannya seperti apakah itu kakak?

Yuk mendingan kita intip aja bareng-bareng:

1. Bersihkan dengan merk facial foam yang cocok dengan kulit kamu

Iklannya sudah banyak di televisi, dengan berbagai produk facial foam untuk membersihkan jerawat. Kamu pilih merk yang cocok dengan kulit kamu, khususnya merk yang gak bikin kulit kamu jadi kering. Sebab bahaya juga bilamana gak cocok, jerawat kamu bisa lebih parah, maka dari itu berhati-hatilah. Akan tetapi, produk untuk menaklukan jerawat memang baik digunakan untuk mengatasi jerawat, asal pilihan kamu tepat, sudah banyak yang merasakan khasiatnya, khususnya model iklannya barangkali.

2. Cuci muka dengan menggunakan sabun bayi, bila sabun bayinya milik orang lain, kamu mesti minta ijin dulu sama ibunya, okey

Menurut informasi yang didapatkan KomRom, sabun bayi mempunyai nutrisi yang baik bagi kulit. Sabun bayi tidak akan mengeringkan kulit, sebab diproduksi bagi kulit bayi yang sensitif. Sabun bayi punya sifat melembabkan.

3. Konsultasi dengan dokter kulit yang ahli khususnya menangani jerawat

Konsultasi dengan dokter kulit yang ahli khususnya menangani jerawat, dilakukan ketika jerawat kamu kok susah sembuhnya, dengan kata lain jerawat kamu tergolong parah, sebaiknya kamu jangan sungkan untuk mendatangi dokter spesialis ya. Dokter sudah legendaris di dalam menangani suatu penyakit, termasuk jerawat yang tergolong parah, hanya dokter spesialis yang punya solusinya bukan dukun beranak.


Demikianlah Brosis. Semoga bermanfaat ya. Jaga kesehatan karena kesehatan merupakan aset kita yang paling berharga. Ok. Keep Smile. Oh iya, insert foto: bintang film Mesir yang mukanya bersih dari jerawat.

Comments
16 Comments

16 komentar

jerawat memang bikin kita g pede yah

adanya jerawat sangat mengganggu penampilan ya mas dan bikin engga pede juga ...

Jerawat itu bikin mikir, mikirin kapan sembuhnya :D

kata banyak orang, konon jerawat bermunculan menandakan adanya sinyal asmara yang bersemi di hati wkki :)

Perawatan dan pencegahan sangat diperlukan, agar jerawat gak muncul... oyaSaya juga nitip salam ke cinta ya...

Hehe.. Iya, siap. Waaahh mesti saingan sama si Atep tuh.. hehehehehehe :)

Tapi atep gak bisa beliin nasi padang. wkakaka

Jerawat emg ngeselin banget tuh, terutama bekasnya yg lama banget ilangnya-__-

Jadi pengen nasi padang kan.. Traktir makan nasi padang dong A. Hahaa..


EmoticonEmoticon